Kamis, 10 Maret 2011

this love is unbreakable

 UNBREAKABLE
took my hand,
touch my heart,
held me close,
you were always there ,by my side,
night and day,
through it all,
baby come what may,
swept away on a wave of emotion,
oh were caught in the eye of a storm,
and whenever you smile,
i can hardly believe that your mine,
believe that your mine.

this love is unbreakable,
its unmistakable,
and each time i look in your eyes,
i know why,
this love is untouchable,
i feel in my heart just cant deny,
each time i look in your eyes ohh baby,
i know why,
this love is unbreakable.

share the laughter,
share the tears,
we both know,
we`ll grow old from here,
cause together,we are strong,
in my arms,thats where you belong,
i`ve been touched by the hands of an angel,
i`ve been blessed by the power of love,
and whenever you smile,
i can hardly believe that your mine.

this love is unbreakable,
its unmistakable,
each time i look in your eyes,
i know why,
this love is untouchable,
i feel in my heart just cant deny,
each time you whisper my name ohh baby
i know why.

this love is unbreakable,
through fire and flames,
when all this is over,
our love still remains.

this love is unbrekable,
its unmistakable,
each time i look in your eyes,
i know why,
this love is untouchable,
i feel in my heart just cant deny,
each time you whisper my name ohh baby,
i know why.

cause each time i look in your eyes ohh baby,
i know why,
this love is unbreakable.

Kamis, 06 Januari 2011

ide untuk Milad 13 TPA Al Ma'muri

Bahan Pembicaraan Milad 13 TPA Al Ma’muri
(edisi seksi acara)

A.Diketahui :
1.Tema : Lingkungan
2.Judul ; Tumbuhkan Cinta Alam dengan Jiwa Qurani
3.Pelaksana : Panitia MIlad 13 TPA Al Ma’muri
4.Waktu pelaksanaan : Februari 2011

B.Ditanyakan :
1.Format acara? (pekan, puncak)
2.Jenis kegiatan
3.Waktu kegiatan ?
4.Persiapan?
5.Juklak? Juknis?

C.Jawaban
1.Kegiatan milad akan dilaksanakan dengan bentuk pekan milad, dan diakhiri dengan pengajian santri dan gebyar santri. Gebyar santri adalah pentas santri TPA Al Ma’muri dan mengundang TPA sekitar untuk diajak menampilkan kemampuan santri - santrinya. Kegiatan gebyar santri akan disaksikan oleh warga secara terbuka dan bebas, dengan tetap memperhatikan dan mengindahkan aturan aturan yang berlaku.
2.Jenis kegiatan
   a. Pekan Milad, Senin - Ahad / 7 – 13 Februari 2011
       1) Outbond dan mencari jejak
           >>>> sasaran :Santri dan ustadz
           >>>> waktu :Ahad pagi/6 Feb 2011
           >>>> permasalahan:Jenis permainan? Lokasi?
                                          Rute?
                                          Konsumsi?
                                          Penanggungjawab? Perlengkapan?
        2) Bakti sosial
           >>>> sasaran :Keluarga TPA Alma’muri
           >>>> waktu ":Senin sore/7 Feb 2011
           >>>> permasalahan :Titik sasaran? Jumlah/nominal yang akan diberikan? Penangguungjawab?

        3) Launching kursus tilawah / murottal
           >>>> sasaran :Santri, ustadz
           >>>> waktu :Selasa sore/8Feb 2011
           >>>> permasalahan :Pelatih? Perlengkapan?Keberlanjutan?
       4) Tadarus,
           >>>> sasaran : Santri
           >>>> waktu :Rabu sore/9 feb 2011
           >>>> permasalahan :Peserta?Perlengkapan?Konsumsi?Penanggungjawab?
       5)Sarasehan, dan doa bersama
          >>>> sasaran :Wali santri, pengurus TPA
          >>>> waktu :Selasa malam / 8 feb 2011
          >>>> permasalahan :Materi pembahasan?Konsumsi?Tindak lanjut dari hasil?Termasuk juga                     disampaikan sejarah berjalannya TPA Al Ma’muri tidak baiknya??
       6) Penghijauan, berupa tamanisasi / pembuatan taman di lingkungan masjid, atau penanaman bibit di     masyarakat?
          >>>> sasaran :Lingkungan masjid?Atau lingkungan apa?
          >>>> waktu :Jumat sore/11 feb 2011 ??? Atau ahad sekalian pas outbond???
          >>>>permasalahan :Bibit?Jumlah? Jenis?Titik lokasi?Perlengkapan?
      7) Gladhi resik
          >>>>sasaran :Peserta gebyar santri,
          >>>>Panitia (pematangan persiapan esok hari), termasuk fiksasi pembagian tugas dsb)
          >>>> waktu :Sabtu sore-malam/12 feb 2011
          >permasalahan :Konsumsi?Tempat?Perlengkapan?Dll

    b.Puncak acara
       1) Pembukaan        07.30 -?       2)Gema wahyu illahi
       3) Sambutan penyelenggara (ketua panitia)
       4) Sambutan direktur
           (Sekaligus pembacaan sejarah berdirinya TPA Al Ma’muri….atau pembacaan sejarahnya diselang-     seling /dipotong potong (pada sela sela penampilan), dengan tidak mengurangi makna penangkapan audience…mana yang lebih baik…mengingat acara ini acara santai, dan prioritas untuk santri.)
      5) Penampilan santri
           (gabungan, kolaborasi, dan acak antara TPA Al Ma’muri dan TPA lain)
       6) Penganugerahan santri teladan
       7) Dongeng/pengajian santri____Ada masukan pembicara??
       8)Pemberian souvenir pohon secara simbolis
       9)Penampilan penutup
      10) Penutupan    11.30




_____-zeegite for Al Ma'muri and a better life

Selasa, 19 Oktober 2010

Tuhan menginginkan kita menjadi kaya
dan berlaku dermawan dalam keberkahan itu.
(mario teguh)

Minggu, 02 Mei 2010

wahai putra nusantara...!!!selamat hari pendidikan nasional.teruslah berkarya.terslah berkontribusi.teruslah berprestasi.

selamat hari pendidikan nasional teruntuk putra nusantara....!
tetaplah berkarya dan berkontribusi..
karena pendidikan itu sepanjang hayat.
wahai putra nusantara..
kehidupan ini selalu dan terus berputar.
telah menelan waktu sekian lama.
para pemegang kekuasaan pun pstilah smakin usang.
para pemangku kebijakan pun akan smakin rapuh
para cendekia pun akan smakin tua.
dan akan habis.akan berakhir..
akan berakhir jika tak ada makhluk yang meneruskannya.
akan selesailah hidup ini jika tak ada pengganti untuk mereka
akan musnahlah peradaban ini ketika mereka semua telah tak mampu mengemban tugas.
karena kehidupan ini adl peradaban
dan hidup adalah beradab.
serta hidup adalah berbuat,bukanlah perbuatan.
hidup pun adalah berkontribusi,bukanlah kontribusi..

wahai putra nusantara...
engkau adalah makhluk yang masih hidup.
engkau bukanlah benda mati.

wahai putra nusantara...
engkau masih muda.
engkau masih perkasa.
engkaulah cendekia.
engkaulah super power di dalam bangsa ini.
engkaulah kebanggan negeri di atas awan ini..
engkaulah bintang impian para sesepuh.

wahai putra nusantara...
teruslah berkarya.
teruslah belajar hingga akhir hayat ini
teruslah be rkontribusi..untuk bangsa ini.

teruslah beradabbbb..bukan biadab
karena hidup adalah belajar.
dan belajar adalah struktur penyusun pendidikan,
sedangkan pendidikan memiliki karakter mulia..
maka..
wahai putra nusantara...
berkarakterlah...!!!

engkau adalh manusia berkarakter.
engkau bukanlah orang amerika
bukan pula orang nigeria..

engkaulah INDONESIA....

wahai putra nusantara...!
sampaikan salam hangat serta istimewa, teruntuk manusia tercinta..
manusi indonesia berpendidikan dan berkarakter...

salam...!!!!
salam prestasi...

oleh:
zeegite@yahoo.com
9.16 sunday,may 2 nd 2010.
inspired by:
LPTTN (LEMBAGA PERGURUAN TAMAN TARUNA NUSANTARA), Upacara hari pendidikan nasional di UNY, PPA student

Kamis, 08 April 2010

matikan mesin hingga detik ke 20

Berawal dari sebuah kenyataan yang saya alami selama ini. Saya sebagai pengamat, ya setidaknya pemerhati orang yang suka berbicara mengenai lalu lintas da lingkungan, sangat merasa bangga dengan terobosan yang dilakuakn oleh pemerintah (dalam hal ini Dinas Perhubungan). Di kota Jogjakarta, tepatnya di perempatan Pingit, di sana terdapat rambu lalu lntas bertuliskan matikan mesin kendaraan hingga detik ke – 20. Sudah lama sebenarnya rambu tersebut terpasang di titik tersebut.
Saya masing ingat, sekitar bulan Oktober 2008, pernah diskusi ttg diterapkannya aturan mematikan mesin kendaraan hingga detik ke – 20 tersebut. Seperti biasa, yang namanya diskusi selalu ada pro dan kontra. Ada pendapat di pihak pro yaitu: dengan diterapkannya “matiakn mesin hingga detik ke 20 adalh upaya konkret untuk menyelamatkan alam. Mengurangi dampak pemanasan global. Mengapa demikian? Karena langkah tersebut merupakan langkah kecil yang jika diakumulasi akan sedikit berdampak baik pada lingkungan. Sedangkan pendapat di pihak kontra adalah : dengan langkah itu, maka akan terjadi pemborosan bahan bakar. Mengapa demikian? Karena pada penerapan tersebut, maka secara otomatis pengendara kendaraan bermotor akan mematiakn mesin dan menghidupkannya lagi pada detik ke 20. Dengan mematikan dan menghidupkan mesin ini, berarti dibutuhkan pula enrgi yang besar. Hal ini berarti pula kebutuhan akan bahan bakar juga meningkat. Dengan alasan seperti inilah, mereka berpendapat bahwa dengan adanya aturan “matikan mesin hingga detik ke 20, justru malah berdampak buruk pada lingkungan.”
Saya selaku orang awam di bidang teknologi otomotif, dan hanya sebagai orang yang suka mengamati dan memperhatikan lingkungan serta lalu lintas juga belum bisa mengambil kesimpulan dari dua pendapat tersebut. Manakah yang benar??
Namun beberapa minggu yang lalu, saya merasakan / mengalami peristiwa yang mungkin bisa membantu saya untuk menentukan sikap pro/kontra dengan aturan “matikan mesin hingga detik ke 20”.
Sebagaimana disebutkan di atas, bahwa di perempatan Pingit terdapat rambu”matikan mesin hingga detik ke 20.” Perempatan tersebut merupakan titik pada jalur utama perjalanan saya dari rumah (baca: desa) ke kampus UNY (baca: kota), yang saya lalui dua kali dalam sepekan. Seperti biasa, ketika saya berhenti di titik tersebut, dan mendapati angka merah masih pada bilangan yang tinggi, maka saya akan mematikn mesin hingga detik ke 20. Tidak ada hal luar biasa yang bisa saya rasakan di titik tersebut. Karena beragam pola pikir manusia yang ada di situ, maka banyak yang tidak mematikan mesin sesuuai rambu yang tertulis. Namun, banyak pula yang mematuhi rambu tersebut. Jadi, tidak ada efek yang signifikan yang bisa saya rasakan dengan adanyarambu tersebut, terkait dengan lingkunga.
Tapi pada suatu hari, hampir semua pengendara yang berhenti di titik tersebut mematikan mesin. LUAR BIASA..!!!! nyessss…!
Benar benar bukti yang nyata, secara tiba tiba, udara menjadi lebih sejuk, tidak sepanas biasanya (hari hari sebelumnya, yang tidak semua pengendarra mematikan mesin hingga detik ke 20),walaupun terik matahari sangat menyengat pada saat itu. Benar benar lega dan bisa tersenyum gembira saat itu…..^_^.
Waktu terus berlalu. Detik ke-20 semakin dekat. Dan, sampailah detik ke 20 tersebut.. hmmmm, sdikit terasa perubahan. Udara sekeliling berubah dan berabgsur angsur memanas. Mengapa demikian? Yah,,karena mesin mesin motor, mobil, bis kota, Transjogja mulai dihidupkan.mesin mulai panas. Dan udara pun mulai panas.
3.2.1.0….ngeng……!!!!!!!pergerakan terjadi.
Kendaraan pun bergerak menuju tujuan masing – masing.
Akhirnya, saya benar benar lega. Karena memang benar – benar ngefek jika “matikan mesin hingga detik ke- 20 “ ini dipatuhi semua pengandara kendaraan bermotor.
Memang tidak semua perempatan / persimpangan diberlakukan aturan seperti ini. Penerapan aturan ini harus memperhatikan:
1. Lokasi penerapan.
2. Frekuensi kendaraan yang lewat.
3. Durasi berhenti di masing masing persimpangan.
Mari kita ciptakan lingkungan yang nyaman…!mari berlalu lintas dengan sopan.^_^
Start now!!!
Ada pengalaman yang lain??

Selasa, 06 April 2010

kamarku

jika banyak orang bilang, " kamarku bagaikan kapal pecah.."_ maka saya berkata,"KAMARKU BAGAIKAN BALON UDARA."...