Selasa, 06 April 2010
kamarku
jika banyak orang bilang, " kamarku bagaikan kapal pecah.."_ maka saya berkata,"KAMARKU BAGAIKAN BALON UDARA."...
Sabtu, 21 November 2009
Jumat, 20 November 2009
baru kusadari (1)
baru kusadari, ternyata otak ini ntah secara sengaja atau tidak_telah terlatih untuk memikirkan hal hal yang berbau lingkungan dan masa depan.
otakku ini telah dibumbui oleh alam dan lingkungan dengan hal hal yang merangsang untuk berpikir tentang hidup di masa depan_telah dirangsang untuk berpikir kritis (walaupun saya nggag tai secara definitif apa itu kritis(), pemikiran pemikiran itu muncul ketika bermain main dengan teman, pas lagi mbantu ayahanda dan ibunda, waktu mandi, ketika makan, sat pelajaran di sekolah, ketika tidur, dan bahkan banyak pertanyaan peertanyaan yang kerap mucul saat saya (Sigit kecil tertidur=mimpi). dan tak jaerang pula sewaktu Sigit kecil, dengan munculnya pemikiran dan pertanyaan pertanyaan itu sering diikuti oleh asumsu/ tanggapan/ anggapan/simpulan dan halk hal yang senada dengan itu.
banyak pertanyaan di saat saya masih kecil, dan itupun alhamdulillah masih menjadi tradisi / kebiasaan hingga saat ini.
sebagai contoh: dulu saat aku ntah kelas berapa itu (ya sekitar kelas 2 SD). berhubung di daerah rumahku merupakan kompleks pegunungan kapur(batuputih dan tanah putih). saat itu tentunya saya belum tau apa itu batu kapur. taunya yan hanya ini batu putih.
nah kerena di belakang rumah itu sering ditambang secara sederhana untuk mengambil batunya, dab kemudian batu batu tersebut beserta tanahnya dijual untuk mencukupi kebutuhan sehari hari serta dengan tujuan untuk memperluas lokasi / halaman.
saat itu secar tiba tiba saya menemukan keong keong yang sudah membatu yang menemppel pada batuan batuan di belakang rumah.
pertanyaan seketika :
1. lhoh apa ini, kok kayak keong ya?
2. bukannya keong itu hiduonya di sungai??? tapi ini kok bisa hidup di batu ya??
3. trus saya ambil keong keong itu (?karna penasaran apakah mash hidup atau nggag)_eh ternyata udah gag ada makhluknya di dalamnya..artinya udah mati. dan kalau orang yang sudah berpendidikan akanmengatakan ini adalah fosil. tentunya saat itu saya sama sekali tidak tahu apa itu fosil.
4. timbul pertanyaan lagi : apakah jangan jangan dulu ini batuan dulunya merupakan sungai????seketika itu pula, saya langsung lari ke rumah karena takut kalau tiba tiba sunai itu menjadi kenyataan danakan membanjiri rumah dan sekelilingku.....(sambil membawa keong fosil tadi ke rumah , dan melapoprkanya ke ayahanda dan ibunda.>>>bahwa saya baru saja menemukan batu berbentuk keong...
beberapa tahun kemudian......
(masih teringat dan tetap tertanam dalam pikiran saya tentng batu yang berbentuk keong itu)
dan tiba tiba....eh bukan tiba tiba dhing!!!!
saat itu saya sigit sudah mulai agak gedhe (kelas 1 SMP)
dan saat itu saya sedang mendapat pelajaran Geografi oleh Mr Yasin S.Pd.
pelajaran saat itu tentang Geografi yang salah satunya membahas tentang batuan.
hari itu pak yasin membahyas tentang asal usul terjadinya batuan (batuan kapur salah satunya)
dan dijelaskan tentang terjadinya batuan kapur bahwa, dulu batuan kapur terjadi dari uatu proses pengendapan laut atau sungai selama waktu berjuta juta tahun.
greg!!!!!
pikiranku lansung saja teruingat dan COCOK!!!!! dengan dugaanku yang dulu mengenai asal usul batuan keong yang saya temukan di belakang rumah.
berarti benar.....bahwa batuan kapur itu terbentuk dari sungai (yang tentunya di dalam sungai tu ada hewan / penghuninya salah satunya adalah keong....
hmm_ternyata saya pinter ya!!hehe
ilmuwan kecil ne...
smoga bisa dilanjutkan dengan tulisan ttg "baru kusadari (2) the next time....
_ini baru sedikut serita saya Sigit dimasa kecil...
wassalamu'alaikum
otakku ini telah dibumbui oleh alam dan lingkungan dengan hal hal yang merangsang untuk berpikir tentang hidup di masa depan_telah dirangsang untuk berpikir kritis (walaupun saya nggag tai secara definitif apa itu kritis(), pemikiran pemikiran itu muncul ketika bermain main dengan teman, pas lagi mbantu ayahanda dan ibunda, waktu mandi, ketika makan, sat pelajaran di sekolah, ketika tidur, dan bahkan banyak pertanyaan peertanyaan yang kerap mucul saat saya (Sigit kecil tertidur=mimpi). dan tak jaerang pula sewaktu Sigit kecil, dengan munculnya pemikiran dan pertanyaan pertanyaan itu sering diikuti oleh asumsu/ tanggapan/ anggapan/simpulan dan halk hal yang senada dengan itu.
banyak pertanyaan di saat saya masih kecil, dan itupun alhamdulillah masih menjadi tradisi / kebiasaan hingga saat ini.
sebagai contoh: dulu saat aku ntah kelas berapa itu (ya sekitar kelas 2 SD). berhubung di daerah rumahku merupakan kompleks pegunungan kapur(batuputih dan tanah putih). saat itu tentunya saya belum tau apa itu batu kapur. taunya yan hanya ini batu putih.
nah kerena di belakang rumah itu sering ditambang secara sederhana untuk mengambil batunya, dab kemudian batu batu tersebut beserta tanahnya dijual untuk mencukupi kebutuhan sehari hari serta dengan tujuan untuk memperluas lokasi / halaman.
saat itu secar tiba tiba saya menemukan keong keong yang sudah membatu yang menemppel pada batuan batuan di belakang rumah.
pertanyaan seketika :
1. lhoh apa ini, kok kayak keong ya?
2. bukannya keong itu hiduonya di sungai??? tapi ini kok bisa hidup di batu ya??
3. trus saya ambil keong keong itu (?karna penasaran apakah mash hidup atau nggag)_eh ternyata udah gag ada makhluknya di dalamnya..artinya udah mati. dan kalau orang yang sudah berpendidikan akanmengatakan ini adalah fosil. tentunya saat itu saya sama sekali tidak tahu apa itu fosil.
4. timbul pertanyaan lagi : apakah jangan jangan dulu ini batuan dulunya merupakan sungai????seketika itu pula, saya langsung lari ke rumah karena takut kalau tiba tiba sunai itu menjadi kenyataan danakan membanjiri rumah dan sekelilingku.....(sambil membawa keong fosil tadi ke rumah , dan melapoprkanya ke ayahanda dan ibunda.>>>bahwa saya baru saja menemukan batu berbentuk keong...
beberapa tahun kemudian......
(masih teringat dan tetap tertanam dalam pikiran saya tentng batu yang berbentuk keong itu)
dan tiba tiba....eh bukan tiba tiba dhing!!!!
saat itu saya sigit sudah mulai agak gedhe (kelas 1 SMP)
dan saat itu saya sedang mendapat pelajaran Geografi oleh Mr Yasin S.Pd.
pelajaran saat itu tentang Geografi yang salah satunya membahas tentang batuan.
hari itu pak yasin membahyas tentang asal usul terjadinya batuan (batuan kapur salah satunya)
dan dijelaskan tentang terjadinya batuan kapur bahwa, dulu batuan kapur terjadi dari uatu proses pengendapan laut atau sungai selama waktu berjuta juta tahun.
greg!!!!!
pikiranku lansung saja teruingat dan COCOK!!!!! dengan dugaanku yang dulu mengenai asal usul batuan keong yang saya temukan di belakang rumah.
berarti benar.....bahwa batuan kapur itu terbentuk dari sungai (yang tentunya di dalam sungai tu ada hewan / penghuninya salah satunya adalah keong....
hmm_ternyata saya pinter ya!!hehe
ilmuwan kecil ne...
smoga bisa dilanjutkan dengan tulisan ttg "baru kusadari (2) the next time....
_ini baru sedikut serita saya Sigit dimasa kecil...
wassalamu'alaikum
Rabu, 07 Oktober 2009
Minggu, 30 Agustus 2009
wajar atau ironis??
sipadan _ ligitan
blok ambalat
reog ponorogo
rasa sayange
tari pendet
orang Indonesia bilang itu smua udah bener bener jelas milik Indonesia tercinta,
malaysia mengklaim:itu semua adalah milik Malaysia yang mereka cintai
hmmmmm_
indonesia kita ketahui negara kita.
kita ketahui kia kaya SDA,
kita kaya budaya tari tarian, lagu daerah, makanan khas, bathik,dan masih banyak lagi.
i think,,sedemikian banyaknya kekayaan kita itu sangatlah rentan dengan kejadian di atas.
diklaim milik malaysia lah...
menurut tmen tmen??
kita sebagai orang Indonesia dan orang daerah.pasti dan haruslah bangga dengan Indonesia kita dan daerah kita.
kita sebagai orang Indonesia dan orang daerah haruslah tahu budaya,bahasa,norma, Indonesia dan daerah kita
sebagai contoh orang jawa (Ngayogyakarta),
dengan bahasa Jawanya(krama ngoko, alus, inggil),
dengan batiknya,
dengan Kratonnya,
dengan gudegnya,
dengan campursarinya,
dengan kethopraknya,
dengan wayang kulitnya,
dengan Aksara jawanya,
dengan yang lainnya...
semestinya kita harus familiar dengan - dengan hal hal tersebut.
tpi ironisnya(menurut saya sih...)
gnerasi muda sekarang (wlpn gag smua sh..) :
malu, enggan, klo ndengerin "campursari"
jarang menggunakan bahasa jawa (gag bisa mbedakan kromo ngoko, alus, n inggil)
apalagi "aksara jawa"---------apa itu aksara jawa,rumit, gag penting, gag bakalan ditanyain klo mw kerja..
apalagi nonton wayang n kethoprak....bosenn!!!(jadinya kbnykn gnerasi muda,generasi daerah jawa>>gag tau tokoh tokoh dalam wayang n kethoprak + kisah di dalamnya.
itu gambaran di generasi kita.
di sisi lain, saat ini sudah banyak orang asing (Belanda, Australia,Jepang, Amerika,dll)yang berdatangan berduyun duyun ke Indonesia untuk belajar n mendalami budaya budaya daerah tersebut..itu mreka lakukan karena mereka suka, tertarik dengan budaya kita yang sangat menawan.
lalu, apakah kita tidak merasa dan tidak tertarik dengan budaya kita sendiri??
sehingga seolah olah dan bahkan nyata kita meninggalkan budaya kita sendiri?
sehingga kita budaya kita mulai luntur dalam diri kita??
sehingga budaya kita mulai terkikis oleh kebiasaan kita??
sehingga budaya kita malah dilestarikan oleh orang lain??
sehingga budaya kita merasa tersiksa jika ada di dalam genggaman kita??
sehingga budaya kita malah merasa nyaman di dalam buaian orang orang amerika, australia, belanda, jepang, malysia??
sehingga budaya kita ingin melariakan diri dari rumah, karena merasa teraniaya oleh sang pemiliknya??
sehingga budaya kita bener bener MINGGAT dari rumah??
sehingga budaya kita menghuni rumah orang lain untuk sementara bahkan akan selamanya di rumah tersebut.??!!!!
dan seolah olah fenomena ini memberikan peluang atau bisa disebut lampu hijau bagi orang lain untuk merawat budaya kiita...
_menurut saya_:
adaalh suatu hal yang wajar jika fenomena pencaplokan / pengklaiman budaya kita oelh orang lain ini terjadi.
karena mengingat sikap kita yang ogah ogahan terhadap milik kita (budaya kita)..
_hmmm parah gag sih??
_menurut saya_:
lebih parah(eh entah parah atau aneh y...)
kalo udah terlanjur budaya kita pindah rumah, kemudian kita malah protes terhadap pemilik rumah (tetangga) itu.
protes : mengapa barang milikku ada di rumah kamu??
protes: kamu mencuri!!!
protes : kembalikan milikku!!!!kalo tidak akan kuhancurkan ruamhmu!!!
_kemudian ketikai si pemrotes ditanya oleh tetangga tersebut: tentang apa barang yang dimaksud dan apa isinya, ternya si pemrotes (kita) tidak bisa menjawab dengan benar.
(intinya: saat pemahaman kita terhadap budaya bangsa ini jauh lebih bruuk daripada pemahaman orang lain tentang budaya bangsa tersebut.,malah...................................
gag bisa nerusin..
inti dari tulisan muter muter ini adalah:
_harusnya mulai saat ini kita (siapapun yang meiliki Indonesia) harus berbenah diri, menata diri,mulai memahami, mulai mendalami , mulai membiasakan diri terhadap budaya luhur bangsa ini..
sebelum semua budaya ini dipahami oleh orang lain (bangsa/negara lain)
_untuk pemegang kebujakan(eksekutif, yudikatif, legislatif): segera lakukan langkah tegas!!!inventarisasi budaya bangsa!!
petenkan!!
kita gag mau kecolongan lagi!!!
sekian !!!
bagimu negeri jiwa raga kami!!!!!!
budayakan budaya Indonesia!!!!
_sigit raharjo (generasi bangsa yang marah terhadap malaysia dan bangsa sendiri yang sempat melupakan budaya bangsanya..)
moga manfaat!!
mf jika trdpat kesalahan
blok ambalat
reog ponorogo
rasa sayange
tari pendet
orang Indonesia bilang itu smua udah bener bener jelas milik Indonesia tercinta,
malaysia mengklaim:itu semua adalah milik Malaysia yang mereka cintai
hmmmmm_
indonesia kita ketahui negara kita.
kita ketahui kia kaya SDA,
kita kaya budaya tari tarian, lagu daerah, makanan khas, bathik,dan masih banyak lagi.
i think,,sedemikian banyaknya kekayaan kita itu sangatlah rentan dengan kejadian di atas.
diklaim milik malaysia lah...
menurut tmen tmen??
kita sebagai orang Indonesia dan orang daerah.pasti dan haruslah bangga dengan Indonesia kita dan daerah kita.
kita sebagai orang Indonesia dan orang daerah haruslah tahu budaya,bahasa,norma, Indonesia dan daerah kita
sebagai contoh orang jawa (Ngayogyakarta),
dengan bahasa Jawanya(krama ngoko, alus, inggil),
dengan batiknya,
dengan Kratonnya,
dengan gudegnya,
dengan campursarinya,
dengan kethopraknya,
dengan wayang kulitnya,
dengan Aksara jawanya,
dengan yang lainnya...
semestinya kita harus familiar dengan - dengan hal hal tersebut.
tpi ironisnya(menurut saya sih...)
gnerasi muda sekarang (wlpn gag smua sh..) :
malu, enggan, klo ndengerin "campursari"
jarang menggunakan bahasa jawa (gag bisa mbedakan kromo ngoko, alus, n inggil)
apalagi "aksara jawa"---------apa itu aksara jawa,rumit, gag penting, gag bakalan ditanyain klo mw kerja..
apalagi nonton wayang n kethoprak....bosenn!!!(jadinya kbnykn gnerasi muda,generasi daerah jawa>>gag tau tokoh tokoh dalam wayang n kethoprak + kisah di dalamnya.
itu gambaran di generasi kita.
di sisi lain, saat ini sudah banyak orang asing (Belanda, Australia,Jepang, Amerika,dll)yang berdatangan berduyun duyun ke Indonesia untuk belajar n mendalami budaya budaya daerah tersebut..itu mreka lakukan karena mereka suka, tertarik dengan budaya kita yang sangat menawan.
lalu, apakah kita tidak merasa dan tidak tertarik dengan budaya kita sendiri??
sehingga seolah olah dan bahkan nyata kita meninggalkan budaya kita sendiri?
sehingga kita budaya kita mulai luntur dalam diri kita??
sehingga budaya kita mulai terkikis oleh kebiasaan kita??
sehingga budaya kita malah dilestarikan oleh orang lain??
sehingga budaya kita merasa tersiksa jika ada di dalam genggaman kita??
sehingga budaya kita malah merasa nyaman di dalam buaian orang orang amerika, australia, belanda, jepang, malysia??
sehingga budaya kita ingin melariakan diri dari rumah, karena merasa teraniaya oleh sang pemiliknya??
sehingga budaya kita bener bener MINGGAT dari rumah??
sehingga budaya kita menghuni rumah orang lain untuk sementara bahkan akan selamanya di rumah tersebut.??!!!!
dan seolah olah fenomena ini memberikan peluang atau bisa disebut lampu hijau bagi orang lain untuk merawat budaya kiita...
_menurut saya_:
adaalh suatu hal yang wajar jika fenomena pencaplokan / pengklaiman budaya kita oelh orang lain ini terjadi.
karena mengingat sikap kita yang ogah ogahan terhadap milik kita (budaya kita)..
_hmmm parah gag sih??
_menurut saya_:
lebih parah(eh entah parah atau aneh y...)
kalo udah terlanjur budaya kita pindah rumah, kemudian kita malah protes terhadap pemilik rumah (tetangga) itu.
protes : mengapa barang milikku ada di rumah kamu??
protes: kamu mencuri!!!
protes : kembalikan milikku!!!!kalo tidak akan kuhancurkan ruamhmu!!!
_kemudian ketikai si pemrotes ditanya oleh tetangga tersebut: tentang apa barang yang dimaksud dan apa isinya, ternya si pemrotes (kita) tidak bisa menjawab dengan benar.
(intinya: saat pemahaman kita terhadap budaya bangsa ini jauh lebih bruuk daripada pemahaman orang lain tentang budaya bangsa tersebut.,malah...................................
gag bisa nerusin..
inti dari tulisan muter muter ini adalah:
_harusnya mulai saat ini kita (siapapun yang meiliki Indonesia) harus berbenah diri, menata diri,mulai memahami, mulai mendalami , mulai membiasakan diri terhadap budaya luhur bangsa ini..
sebelum semua budaya ini dipahami oleh orang lain (bangsa/negara lain)
_untuk pemegang kebujakan(eksekutif, yudikatif, legislatif): segera lakukan langkah tegas!!!inventarisasi budaya bangsa!!
petenkan!!
kita gag mau kecolongan lagi!!!
sekian !!!
bagimu negeri jiwa raga kami!!!!!!
budayakan budaya Indonesia!!!!
_sigit raharjo (generasi bangsa yang marah terhadap malaysia dan bangsa sendiri yang sempat melupakan budaya bangsanya..)
moga manfaat!!
mf jika trdpat kesalahan
Minggu, 31 Mei 2009
Rabu, 06 Mei 2009
Langganan:
Postingan (Atom)